You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Kota Jakarta Barat
photo Hendi Kusuma - Beritajakarta.id

Usulan Dana Taktis Didukung Dewan Kota

Usulan pengalokasian dana taktis sebesar 4 persen dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk kelurahan dan kecamatan memperoleh dukungan dari Dewan Kota Jakarta Barat. Usulan tersebut dinilai wajar karena selama ini anggaran kelurahan dan kecamatan terhitung minim. Imbasnya kinerja aparatur garda terdepan di masyarakat itu kerap menemui hambatan.


Wajar jika ada tuntutan lurah dan camat untuk mengajukan dana taktis sebesar 4 persen, memang selama ini saya menilai dana anggaran untuk kegiatan sosial seperti peringatan keagamaan dan peringatan hari nasional masih minim


"Saya mendukung usulan dana taktis. Wajar jika ada tuntutan lurah dan camat untuk mengajukan dana taktis sebesar 4 persen, memang selama ini saya menilai dana anggaran untuk kegiatan sosial seperti peringatan keagamaan dan peringatan hari nasional masih minim," ujar Mohammad Maskur, Ketua Dewan Kota Jakarta Barat, Selasa (2/7)

Menurut Maskur, dana taktis untuk  berbagai kegiatan nasional dan keagamaan memang sangat dibutuhkan. Namun dia mengingatkan agar pengunaan anggaranya harus transparan dan bisa dipertanggugjawabkan dalam laporan tahunan.

Kelurahan Minta Dana Taktis 4 Persen dari DPA

"Yang terpenting dana taktis tersebut memang sesuai untuk peruntukannya, yaitu peringatan keagamaan dan hari nasional. Kita sebagai pamong juga memahami kebutuhan warga," jelas Maskur.

Di sisi lain, Maskur menyesalkan, sejumlah perusahaan di wilayah Jakarta Barat yang sulit dimintai dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan sosial. Padahal seharusnya perusahaan juga ikut berperan untuk membantu berbagai kegiatan sosial, seperti hari keagamaan dan hari nasional.

"Tidak semua perusahaan memberikan dana CSR kepada lurah dan camat di wilayah, untuk itu dana taktis sebesar 4 persen memang dibutuhkan,"  tandas Maskur.

Maskur berpesan, usulan dana taktis ini jangan sampai pengunaan anggarannya menjadi abu-abu sehingga menciptakan peluang korupsi baru. "Dana taktis jangan sampai menjadi abu-abu, tetapi dana taktis bisa berakibat positif untuk mencegah penyelewengan dana yang lain." tegasnya. 

Sekedar diketahui, agar lebih efektif membangun lingkungannya serta mengakomodir kegiatan masyarakat, kelurahan dan kecamatan di Jakarta Barat menuntut agar Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan dana taktis. Diharapkan besaran dana taktis tersebut mencapai 4 persen dari DPA.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye2344 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1761 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1128 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1117 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye987 personFakhrizal Fakhri